wordpress tutorial, tips blogging dan bisnis onlineCustomer selalu benar dan menang! Benarkah demikian?

Kali ini saya mau sharing tentang pengalaman saya di dunia offline dan masih berhubungan dengan pekerjaan saya sehari-hari di Restaurant.  Jadi nantinya hal ini pun bisa kita terapkan di bisnis online.

Sebelum saya meneruskan tulisan saya, silahkan jawab pertanyaan saya dulu.

Jika anda begerak di bidang jasa, atau melayani seseorang untuk menggunakan jasa anda tentu akan bertemu dengan pribadi pelanggan yang macem-macem. Mulai dari yang bawel nggak mau rugi sama sekali sampai yang baik hati sekali.

Apa yang anda rasakan jika anda bertemu dengan pelanggan yang bawel dan nggak mau rugi sama sekali?

Anda Jengkel? Gondok? Sebel?  atau justru menyikapinya dengan santai ( ya… namanya juga pelanggan..)

Dan Jawabannya Cuma satu bung, “ santai saja”.

Ketika kita merasa ketakutan kehilangan pelanggan adalah wajar, tetapi yang perlu kita ingat adalah penyedia jasa juga mempunyai aturan yang harus ditegakan. Karena saya yakin pelanggan juga manusia, punya rasa dan punya hati.

Soal flexibilitas tetap ada asal tetap pada jalur dan tidak menyimpang jauh dari aturan yang telah ditetapkan.

Nah.. dari sini saya juga ada pengalaman yang membuat saya tersenyum tapi juga membuat alis mata saya jadi naik sebelah hehehe…

Seorang tamu makan dan minum hingga bill-nya mencapi 9 juta, kemudian pada saat ingin membayar, tamu tersebut mau menggunakan seluruh promo diskon sehingga kalau dihitung-hitung total diskonnya saja bisa mencapi ¾ dari 9 juta.

Sedangkan peraturan yang telah ditetapkan tidak diperbolehkan menggabungkan seluruh promo diskon.

Wow.. pebisnis bisa gulung tikar donk. Hehehe… nggak juga.

Waktu itu saya sedikit naik pitam, tapi saya harus sabar dan berpikir cepat karena pelanggan memerlukan quick respond dan tidak mau menunggu lama.

Walaupun sudah diancam bakal dimasukan Koran dan internet. Tapi saya tetep tersenyum dan suaaaabarrrrr. Karena saya yakin pelanggan tetap manusia yang bisa diajak ngomong.

Karena kondisi pada saat itu pelanggan yang naik pitam, sehingga kita harus tetep dingin dan memberikan service yang terbaik.

Alhasil pelanggan bisa mengerti penjelasan saya, dan dengan mudah menyetujui syarat dan aturan yang ditetapkan, karena pelanggan sudah mendapatkan harga yang dibayar.

Lalu pelajaran yang bisa diambil dari sini dan satu kunci yang tidak bisa ditinggalkan adalah:

First Impression

Fisrt Impression sama dengan kesan pertama, bagaimana kesan pertama anda sebagai penyedia jasa terhadap pelanggan anda. Baik kah atau buruk kah?

Cukup satu ini saja. Karena dengan first impression yang baik maka selebihnya akan berkembang dengan sendirinya. Mulai dari A sampai Z semuanya akan ditentukan dari langkah awal ini.

First impression yang seperti apa mas?

Sapalah pelanggan dengan ramah

Buatlah pelanggan nyaman berkomunikasi dengan anda. Karena dengan komunikasi yang baik maka anda dengan mudah mengetahui apa yang menjadi kemauan pelanggan.

Ketahuilah bahwa pelanggan berhak mendapatkan segala sesuatu dari harga yang dibayar.

Setelah pelanggan feels like home, maka jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dengan mudah kita bisa mengatasi masalah tersebut.

Bahasa mudahnya “ ada harga yang harus dibayar”.

Baik teman-teman itu saja sharing saya, silahkan menambahkan jika diantara teman-teman juga mempunyai pengalaman yang sama dengan saya.

Dan saya tunggu diskusi teman-teman